PEMDES MENGADAKAN MUSRENA KEREN, REMBUG STUNTING, DAN RAPAT EVALUASI KONVERGENSI DI DESA SEMARUM PADA TANGGAL 7 JULI 2026
Semarum, 7 Juli 2026 – Pemerintah Desa Semarum melaksanakan rangkaian kegiatan Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (Musrena Keren), Rembug Stunting, serta Rapat Evaluasi Konvergensi pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang inklusif serta memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi berbagai pihak.
MUSRENA Keren menjadi forum partisipatif yang memberikan ruang bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan untuk menyampaikan aspirasi serta kebutuhan mereka dalam pembangunan desa. Berbagai usulan yang disampaikan meliputi peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang lebih ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan Desa Semarum.
Setelah Musrena Keren, kegiatan dilanjutkan dengan Rembug Stunting yang membahas langkah-langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting di Desa Semarum. Forum ini dihadiri oleh pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, TP PKK, serta unsur terkait lainnya. Dalam pembahasan tersebut, peserta mengevaluasi kondisi balita dan ibu hamil, mengidentifikasi faktor penyebab stunting, serta menyusun rencana intervensi melalui peningkatan gizi, edukasi pola asuh, sanitasi, dan pelayanan kesehatan yang terpadu.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Rapat Evaluasi Konvergensi sebagai forum untuk meninjau pelaksanaan program percepatan penurunan stunting yang telah berjalan. Melalui evaluasi ini, seluruh pihak melakukan pembahasan terhadap capaian program, kendala yang dihadapi di lapangan, serta langkah tindak lanjut guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan intervensi gizi spesifik maupun sensitif. Sinergi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat menjadi fokus utama dalam mewujudkan program yang lebih optimal.